Friday, 21 February 2014

Anggap Remeh


Kadang kadang kite terlalu meremehkan hal hal yg kecik. Kite hanye mikerkan yang besak besak. Misal, diwarong kopi kite ngomong kasus korupsi hambalang, pemilu 2014, padahal mesan kopi jak. Pakai pancong agek. Padahal banyak hal-hal kecik yang kite lupak kan. Bahkan yang kecik tu bise jadi gambaran dari diri kite dan bangse ni serte bise ngubah bangse ni. Cayak ndak?

Tade siang, di perempatan jalan yg ade lampu merah kuneng hijau, ade hal yang kecik yang sereng kite lupakan bahkan oleh orang yang buat atoran itu sendiri.

Thursday, 20 February 2014

tulis lah cerita walau singkat

kawan
bukan cerita namanya jika tak ada luka
menjamah kerikil dengan kaki yang telah luka
tak akan membuat kita terus terkapar di lorong lembab penuh air mata
terlempar ke jurang paling dalam
tak harus membuat kita terus berpandangan
penuh sedu sedan

kawan
bukan cerita namanya jika yang ada hanya tawa
bernyanyi digelap hati dengan dawai tak lagi bersuara
walau jerit disekitarnya
mengisahkan cerita indah di tepi rembulan
dengan mendung yang terus perkasa

kawan
cerita itu ada ketika kita sadar akan teriakan hati
yang terus meronta mencari rongga
agar tak ada hampa yang terus bertahta
kemudian langkah pun ringan menunju senja kala
menghampar keinginan terus berkarya

kawan
sebelum langit tak lagi bertuan
sebelum bumi basah oleh sangkakala
tulis lah ceritawalau singkattapi penuh makna

yang tersisa

Mendekap malam yg tak mampu menerangi jiwa...
Ada harap di tempias cahaya renta dari bintang yg lelah.
Mengeja tiap detik keluh yg terasa bertahta.
Membenamkan siksa.
Bahkan air mata memaksa bercerita.
Tentang dia.
Yg selalu ada.
Kadang menjelma dengan senyum termulia. 
Kadang berupa duka hingga menasbihkan aku jadi makhluk papa tanpa nama.

Aku di sini berdiri.
Walau berpapah dgn galau.
Bercerita dgn jejak tak bermuara.
Malam pun kuasa menyinggahi jiwa.
Memaksa bintang gagah bercahaya.
Lalu
yg tercipta hanya terang.

walau hujan telah usai berkisah

rintik hujan memang tau
tentang cinta kita
tapi cinta itu tak hanya kecup bibir dan desah napas
yang beradu dengan degup jantung
cinta ini adalah embun pagi
yang ingin ku lumurkan ke seluruh hati ini

malam ini
walau hujan telah usai berkisah
ku ingin ia tahu
angin yang berhembus membisikkan namamu
sejuk ini adalah nyanyian 
bersajak senyum mu

walah hujan telah usai berkisah
aku ingin kau tahu
cinta ini adalah kamu